Saturday, August 16, 2008

Kontradiksi di Dalam






Aku sering merasa kesal serta bosan,
Menunggu matahari bangkit dari tidur,
Malam terasa panjang dan tak beerti,
Sementara mimpi membawa fikiran makin kusut.

Maka wajar saja bila aku berteriak ditengah malam,
Itu hanya sekadar untuk mengurangi,
beban yang memberat di kedua pundakku.

Aku ingin segera bertemu dengan wajahmu pagi,
Untuk kucanda dan kucumbu,
Di situ ku dapat cintaku.

Aku sering merasa muak serta sedih,
Bila setiap kali harus aku saksikan,
Wjaha-wajah dusta masih tega tertawa,
Sementara korban merintih di kedua kakinya...

Ebiet G. Ade - August 1978

No comments: